MGI oh MGI (Part 2)

hupf, saya sudah ingin menangis saat itu, ketinggalan bus, basah kuyub, kepala senut-senut. tapi tampaknya nasib baik masih berpihak kepada saya. salah seorang agen MGI menyuruh awak bus MGI tujuan bandung-depok untuk menelepon bus bandung-cileungsi yang membuat saya rela berbasah-basah untuk menunggu di pasir koja (tepat sebelum masuk tol).

saya sangat bersyukur, sekaligus cemas jika ternyata bus tersebut tidak mau menunggu saya dan memilih untuk melanjutkan perjalannya segera mungkin. sementara saya ikut bus bandung-depok, sekitar 15 menit kemudian saya sampai di pasir koja dan Alhamdulillah, bis tersebut masih menunggu saya. terimakasih MGI.

walaupun jujur saya cukup menggigil kedinginan di dalam bis, bahkan sampai mati rasa kaki saya saking dinginnya, tapi saya terus berucap Alhamdulillah. sesampainya dikosan (di bogor), saya membasuh kaki, dan sungguh, air yang biasanya dingin terasa sangat hangat (entah karena kaki saya yang lebih dingin dari suhu air atau Allah telah menjadikan air tersebut sangat hangat). setelah mengambil wudhu, saya lanjutkan dengan sholat isya dan langsung tak sadarkan diri hingga keesokan subuhnya.

baca juga part 1